noe-26











{Desember 18, 2006}   WANITA DAN JILBAB

Wanita yang baik itu wanita yang bagaimana sih? Apakah ia harus pakai jilbab? Rajin ibadah? Setiap bicara terdengar halus dan sopan?

Memang dengan memakai jilbab, itu suatu simbol bahwa wanita itu baik. Tapi bukan berarti wanita yang tidak berjilbab itu tidak baik. Keimanan seseorang tidak dapat di lihat dari luar seperti kita melihat jilbab. Mungkin saja keimanan wanita yang tak berjilbab lebih tebal dari pada wanita yang berjilbab. Hanya saja ia belum di beri keyakinan penuh dan niat dalam hati oleh Allah untuk mengenakan jilbab, pasti melalui proses dan perdebatan yang panjang di dalam hatinya sampai ia capek dan berhenti sendiri, berharap datang keputusan.

Mungkin akan lebih baik bagi mereka jika tidak di beri pilihan seperti dengan adanya suatu peraturan yang nyata misalnya dari pemerintah : ” Bagi wanita muslim harus mengenakan jilbab jika tidak maka akan di hukum “. Seandainya hukuman Allah itu nyata dan langsung mengena pada kita, pasti kita semua akan menjalankan segala perintahNya tanpa berpikir panjang. Tapi kenyataannya tidak, Allah pasti akan terus menguji kita sebatas mana kesabaran dan keimanan kita. Ya Allah ampunilah kami yang belum bisa menjalankan perintahMu dengan baik.

Kalau saja semua manusia di dunia ini memandang manusia lainnya tidak dari luarnya, paling tidak mereka harus kenal dulu dengan orang tersebut baru kita bisa menilainya. Dan kau tahu wanita adalah makhluk yang sangat mulia dan sangat sempurna. Banyak wanita yang di bohongi, di caci maki bahkan dianiaya hatinya dipermainkan jiwanya. Walaupun begitu dia mengalah dia sabar. ” Wanita di jajah pria sejak dulu sampai sekarang, Wanita dituntut pria harus selalu sempurna tidak bernoda sedikitpun “. Tapi bagaimana dengan pria…? Seribu kesalahan pria, wanita selalu memaafkan tapi satu kali kesalahan wanita bagaikan seribu kali kesalahan pria dan tidak dimaafkan.

Bersyukurlah kamu kaum wanita, karena kau di janjikan surga jika kau menjadi wanita seutuhnya. Mungkin untuk saat ini tidak harus menjadi wanita shalihah tapi bisa menjadi wanita baik.

Nb : To my best friend Erni dan Arny terima kasih atas masukkannya.



{November 27, 2006}   “Sesosok Misterius”

Entah sejak kapan ia hadir di dalam tubuhku. Sungguh aku sangat kaget dan hampir tak percaya. Tanpa ku sadari selama ini aku bersama dia. Aku tidak tahu dia siapa bahkan aku tidak tahu dia seperti apa. Tapi ia selalu ada dalam tubuh di diriku. Ia dapat melihatku tapi sayang aku tidak bisa melihatnya. Siapa dia….!

Apakah aku benar-benar ingin melihatnya? Tidak… sepertinya tidak… lebih baik jangan. Aku tidak mau kenal dia… yang aku mau dia segera pergi dari tubuhku……. Oh apa yang harus kulakukan? Siapa yang akan membantuku dan kepada siapa aku harus bicara?

Aku memang tidak dapat dan tidak ingin melihatnya tapi aku bisa merasakannya. Dan yang aku lakukan sekarang ini adalah merubah drastis perasaanku padanya. Aku tak akan pernah peduli lagi dan tidak akan pernah sekalipun memikirkan dia. Di dalam pikiranku dan di dalam tidurku hanya dengan terus mengucap zikir sampai ku terlelap, yang dapat mengusirmu dan tak akan pernah kembali. Dan aku akan terus “terlelap”.



{November 27, 2006}   MASIH

“Aku tahu dia sayang padaku       Aku juga tahu dia selalu menjagaku”

“Aku tahu dia bisa melihatku        Aku juga tahu dia selalu memperhatikanku”

        Ya Allah aku sungguh sangat bersyukur kepadaMu atas semua yang telah Engkau berikan, atas semua yang telah ku dapatkan. Walau sekecil apapun yang ada di dunia ini semua milikMu dan kapanpun Kau mau Kau dapat mengambilnya dengan mudah.

         Dan mungkin saja Kau akan mengambil yang pernah kumiliki, aku ikhlas aku rela. karena aku tahu dia sayang padaku aku juga tahu dia selalu menjagaku Aku tahu dia bisa melihatku dan aku juga tahu dia selalu memeperhatikanku. Dan Kau tahu… ! Aku juga masih bisa melihatnya dia selalu ada dalam mimpi tidurku.

Terima Kasih Ya Allah hanya kepadaMu aku bersujud.



{November 27, 2006}   PASRAH

Kedengarannya lemah tak berdaya tapi di balik itu tersimpan kekuatan yang sebenarnya. Seseorang telah berusaha dengan sekuat tenaga dan dengan segenap jiwa raga tetapi apa yang dia inginkan belum juga tercapai.

Dia capek, lelah dan muak dengan semua usahanya dan merasa sia-sia. Terdiam dan merenung…, sepertinya habis sudah  semua cara yang telah dia lakukan hingga  pasrah dan serahkan kepada Tuhan YME.

Lama sudah kepasrahan, sampai terlupa apa yang dulu pernah dia inginkan, yang sebenarnya telah dia dapatkan bahkan lebih dari apa yang  diminta. Yaitu kabahagiaan dan ketenangan hati pikiran dalam sebuah keluarga.



{November 20, 2006}   BODOH

Jadi orang cantik itu kadang menyenangkan kadang juga menyakitkan. Dan aku sendiri kadang cantik kadang jelek. Saat jelek ingin cantik dan di saat cantik ingin jelek. Aku jadi bingung mau pilih yang mana.

Seandainya semua orang memperlakukan aku dan wanita lainnya melihat tanpa membedakan fisik dan latar belakang, pasti aku ga usah pusing-pusing mikirin kaya gini. Sebenarnya sih ini sepele tapi bagiku ini berarti, karena aku mengalami dampaknya dan itu sangat berbahaya.

Bodoh sekali aku ini kenapa aku membiarkan dia terus menyentuhku. Aku pikir selama hanya pegang tangan tidak apalah aku anggap itu seperti berjabat tangan. Tapi kemarin dia sudah kelewatan dan dengan cepatnya dia tarik tubuhku ke pelukkannya.

Untungnya aku langsung menyadari bahwa ini sudah ga benar dan dengan cepat pula aku berontak dan mendorong dia. Aku ga peduli lagi meskipun dia orang penting karena aku tentu saja masih punya harga diri , dan akupun sejak awal sudah membatasi hanya “pegang tangan” ga lebih dari itu.



{November 14, 2006}   PERGILAH…!

Sunyi… sepi… dan sendiri, itulah yang selalu menemaniku setiap hari/

Kau pikir mereka itu teman?/

Ya, semakin lama aku menganggap mereka adalah temanku./

Aku pikir kau sendiri yang selalu mengundang mereka./

Tidak, ini semua karena waktu yang tak pernah berubah. Walaupun jam selalu berputar tapi bagiku tidak sama sekali. Tidak pernah ada perubahan dan perbedaan yang terjadi setiap harinya./

Pergilah ke pasar… dan cari temanmu yang sesungguhnya. Katakan semua yang ada dalam hati dan pikiranmu. Keluarkan semuanya dan jujurlah pada mereka./

Pasar…!/

Ya…/

Tapi kenapa pasar di sana ramai sekali aku ga suka keramaian./

Jika kau ingin lihat jam berputar dan perubahan setiap harinya maka di sanalah tempatnya. Tapi jika kau ingin terus di temani oleh sunyi sepi dan sendiri pergilah ke kuburan…./



{November 14, 2006}   Antara Dosa dan Taubat

Manusia pasti punya kesalahan dan dosa, pernahkah terlintas dalam pikiran kita untuk bertaubat dan berjanji tidak mengulagi lagi. Mungkin saja pernah tapi apakah mereka benar-benar melaksanakannya dengan sepenuh hati.

Kemungkinan besar yang terjadi adalah apabila kita di beri cobaan yang berat baru kita bertaubat mohon ampun kepada Tuhan, mengingat kembali apa yang kita lakukan selama ini lalu berjanji memperbaiki diri dan menuju jalan kebenaran. Setelah merasa yakin bahwa Tuhan telah mengampuni semua dosa-dosanya, dia kembali maksiat, dosa di ulang-ulang lalu bertaubat dan maksiat lagi. Bagaimana ini ya Allah. Itulah manusia keimanan kadang naik dan turun.

Dasar setan….. mereka akan terus mengganggu kita untuk berbuat jahat sampai kiamat tiba. Jumlah merekapun lebih banyak dari manusia dan perang yang abadi adalah perang manusia dengan setan. Mengapa Allah menciptakan setan? Mengapa pula ada neraka? Semua ini pasti ada jawabannya. Allah Maha Adil.

Berilah terus kesempatan pada kami agar bertaubat dan kembali tak mengulangi lagi. Engkau Maha Pengampun hamba yang jahil mohon ampun.

Adakah yang tahu bagaimana cara menghitung dosa? Tidak mungkin rasanya pasti sangat sulit.  Mungkin ada yang bisa kita lihat tapi masih banyak yang tersembunyi, sebanyak pasir di pantai dan sebanyak rambut di kepala. Ingatlah terus kepada Allah apapun yang kita kerjakan, kapanpun dan di manapun kita berada. Niscaya surga tempat kita, betul tidaaak….? Setujuuu…. Insya……. Allah……….



{November 10, 2006}   MEMANK

Anak itu kini telah menyadari bahwa Tuhan memang adil, semua pada akhirnya pasti akan terlihat dan Tuhan… memang… adil. Renungilah dan berpikirlah dewasa.

Dulu dia mempunyai keluarga besar yang sangat bahagia. Satu demi satu kakak-kakaknya telah pergi untuk mempunyai keluarga sendiri, hingga Bapaknya pun pergi meninggalkan dunia. Kini tinggal Ibu dan si bungsu “dia” di rumah, hanya berdua saja. Seorang ibu yang tegar dan kuat dan seorang wanita lemah yang butuh perlindungan.

Dia baru menyadari bahwa mereka saling membutuhkan, sekarang anak itu dapat ikhlas dan sabar untuk menghabiskan waktu yang tersisa bersama ibu tercinta.

Nb : Semua cerita di sini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan kejadian hanya kebetulan semata.



{November 8, 2006}   LIFE
  1. Setiap manusia mempunyai sifat yang berbeda-beda yang Engkau berikan. Beruntunglah dan bersyukurlah bagi orang-orang yang memiliki sifat baik. Lalu bagaimana dengan sifat yang buruk, banyak berbuat dosa selama hidupnya dan mati masuk neraka. Tapi apa benar mereka yang bersalah? Bukankah Engkau pula yang memberikan sifat itu?         Sesungguhnya Tuhan memberikan satu sifat yaitu kebaikkan, dan pada saat ia lahir dan menghirup udara dunia disitulah sifat seseorang akan berkembang. Keadaan lingkunganlah yang sangat mempengaruhi, akan membawa sifat baik atau burukkah seseorang tersebut. Bersyukurlah jika di kelilingi oleh semua makhluk hidup yang baik dan berusahalah dengan sekuat tenaga bagi orang yang di kelilingi segala macam keburukkan menuju kebaikkan abadi. ” Tuhan Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang “.
  2.  Seorang anak berkata kasar pada ibunya, lalu ibunya sangat sedih dan kembali memarahinya. Anak itu terdiam menyesali, hingga ibunya kembali berteriak……. tetapi bukan kepada anak itu justru kepada ibunya sendiri. Anak itu berpikir apa yang sebenarnya ia harus lakukan? Menjadi anak yang baik dan bertutur kata lembut , atau menuruti emosinya? Kenapa selalu seorang anak yang terus berpikir untuk memperbaiki diri. Kenapa bukan Ibu atau Bapaknya yang memberi contoh kebaikkan pada anak-anaknya. Apakah karena mereka sudah tua, tidak kuat untuk berpikir lagi? Lalu siapakah yang berdosa? anak atau orang tua. Yang jelas tidak ada orang tua yang durhaka kepada anaknya, yang ada anak durhaka kepada orang tua. Anak itu kembali berpikir. Adilkah ini?
  3. Ibu yang kasar akan menurunkan anak yang kasar juga dan harus mempunyai seorang bapak yang lembut agar dapat menjadikan anak yang lembut juga. Lalu pada kenyataannya terkadang seorang anak akan bingung kemanakah sifat yang akan dia alami nanti. Bersama ibu dia kasar dan bersama bapak dia lembut. Maka dia mempunyai dua sifat.       Suatu hari bapaknya meninggal dunia, sifat yang selama ini dia kagumi. Kemudian dia tinggal bersama ibunya untuk menghabiskan waktu yang tersisa. Dia tahu kalau perlakuan selama ini terhadap ibunya tidak benar, dia ingin kelembutan dia rindu kedamaian. Lalu sampai kapan dia menemukan sifat yang telah lama pergi meninggalkannya. Atau seberapa kuatkah dia mengingatnya kembali sifat yang dulu pernah dia miliki bersama bapaknya yaitu kelembutan. Apakah dia bisa menciptakannya sendiri untuk mengubah kekasaran menjadi kelembutan dan menurunkan banyak kelembutan.


{November 8, 2006}   CERPEN

APA YANG KU BANGGAKAN

Entah ini benar atau tidak yang jelas aku merasakan seperti itu. Dulu waktu kecil aku yang paling cakap, pintar apa saja bisa dan aku selalu no.1 dalam segala hal sedangkan dia selalu di belakangku.

Semenjak SMP dia mulai berubah, dia bekerja keras untuk diet dan memodelkan rambutnya di salon, pokoknya dia merubah semua penampilannya. Dan itu berhasil bahkan sekarangpun dia jauh lebih…. lebih segalanya dariku. Dia lebih cantik, tinggi, pintar dan supel ( tapi kalau soal olahraga aku tetap no.1 )  “ga penting ya”.

Pada awalnya melihat perubahan dia aku ga masalah, dari SMP dia masuk kelas unggulan, SMA dia masuk sekolah yang lebih bagus dariku bahkan sampai kuliahpun dia dapat di Negeri yang sangat terkenal, sedangkan aku jauh di bawah. Tapi aku tetap mensyukuri apa yang telah ku dapatkan. Masalahnya sekarang……. !!!

Di dalam lubuk hatiku yang entah ada dimana berperasaan kalau aku terkadang iri sama dia. Mungkin karena aku tahu dulunya dia bagaimana, lalu berubah jauh melampaui aku. Sedangkan aku sendiri dari dulu sampai sekarang ya gini-gini aja ga ada perubahan malah tambah ” buruk” dalam segala hal aku ini standar biasa-biasa aja kadang akupun merasa kuper. Tapi tetap aku akan terus menjadi diriku sendiri dan tidak akan pernah menjadi orang lain.

Aduh tolong kasih tahu donk supaya aku ga merasa iri lagi sama dia dan aku ingin merasa bangga pada diriku sendiri. Tapi apa……… yang dapat ku banggakan?



dan lain-lain